To Aging Gracefully

Akhir-akhir ini saya merasa takut menua. Beberapa kali saya menyadari ada rambut putih di kepala saya, tapi saya juga tidak bisa apa-apa. Ada yang bilang kalau uban itu pertanda stress juga, tapi seringnya saya percaya uban ini muncul karena saya tua aja šŸ˜¦

Selama ini saya terlalu sadar kalau nggak cantik, sehingga seringkali saya minder. Bahkan pertengkaran saya dengan mantan partner terakhir adalah karena saya merasa insecure. Betapa nggak dewasanya.

Saya mencari makna dari menua yang elegan, akhirnya hari ini saya menemukannya: to aging gracefully, yang artinya suatu persepsi yang menekankan seseorang untuk berpikir bahwa penuaan adalah sesuatu hal yang patut untuk disyukuri dan diterima. Dengan begitu, ia tidak perlu lagi merasa tertekan untuk selalu tampak lebih muda. Perlu diketahui pula bahwaĀ aging gracefullyĀ tidak hanya sebatas tentang apa yang digunakan, baik dalam berpakaian maupun merawat kulit.Ā Aging gracefullyĀ lebih menekankan bagaimana cara seseorang dalam merasa dan menanggapi penuaan yang terjadi pada diri sendiri.

Banyak hal yang tidak bisa saya nikmati karena selalu merasa nggak cantik. Dan saya berniat mereset semua pemikiran itu. Saya mungkin tidak cantik, tapi setidaknya saya sehat, dan itu nggak masalah.

Saya ingin menua tanpa takut menua.

Wish me luck!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: