Hal-hal yang Tidak Menarik Seiring Bertambah Usia

Tulisan ini pernah dipublikasikan di Quora.

  • Fangirling

Dulu saya aktif fangirling Korea, saya punya harddisk eksternal berisi banyak film, MV, dan variety show idola saya. Untungnya kegiatan paling menguras duit yang saya lakukan demi fangirling Korea ini hanya menonton Running Man di GBK 🙂

Saya dulu juga tak merasa berdosa bolos kuliah demi nonton idola saya rilis album. Hahaha

Apalagi kalau ingat saya dulu suka Justin Bieber dan punya biografinya dia. Benar-benar kurang kerjaan.

Sekarang, saya cukup puas hanya update, mencintai, dan mengagumi idola sejak kelas 2 SMA saja, mbak Taylor Swift.

Langgeng ya Mbak Tay dan Mas Alwyn ❤

  • Nonton drama korea

Dulu saya betah melek nonton drama korea sampai besok pagi, diperparah jiwa saya yang tidak suka penasaran, saya bisa tuh seharian nonton 16 episode drama korea. Kurang kerjaan banget kan 🙂

  • Membuang waktu

Sekarang, saya merasa 24 jam tidak cukup untuk bekerja dan mengerjakan side job.

Saya masih suka tidur berlama-lama dan begadang sih. Tapi, selain tidur, saya berusaha menghabiskan waktu untuk paling tidak membaca berita atau menonton tayangan edukasi/ dokumenter. Lalu ngapain saya begadang? Saya insomnia parah, bawaan penyakit, juga termasuk karena otak saya jauh lebih baik bekerja saat malam hari.

Termasuk dalam hal ini, saya tidak mau membuang waktu berada pada hubungan yang tidak sehat, serta menunda mengatakan bahwa saya mengapresiasi keberadaan seseorang.

  • Chatting berlama-lama

Dulu saya mau tuh ngeladeni chat teman yang curhat atau bergosip segala macem hal. Sekarang, saya buka whatsapp atau telegram secukupnya, kalau tidak karena saya chat dengan pacar (yang saya anggap sebagai investasi hubungan agar saling mengenal) dan sahabat (karena sahabat selalu ada saat saya butuh juga), saya tidak mau berlama-lama chatting lagi.

Kalau kelihatan saya sibuk main hape, paling karena saya baca berita/ artikel/ medium.

  • Nongkrong di cafe untuk kerja

Saya dulu masih mau tuh nongkrong di McD untuk mengerjakan tugas dari kampus atau koreksi.

Sekarang, saya mending bikin kopi sendiri, ngopi di kamar, ngadep jendela atau ngadep laptop ☕

  • Dating withrandom person

Dulu saya pikir ini tindakan terpuji, karena yaaa… apa salahnya?

Tapi lama-lama saya pikir ini tindakan yang kurang benar karena bisa memberi harapan palsu. Kalau saya tidak yakin betul seseorang itu worth my time and energy, saya tidak akan mau repot-repot melakukannya lagi.

  • Reuni

Untuk saat ini karena teman-teman saya banyakan udah nikah, obrolanny nggak nyambung sama saya haha. Bukan berarti saya ngambek atau gimana ya… Tapi terkadang teman-teman sekolah yang sayangnya kebanyakan tidak akrab dengan saya dan sudah menikah itu, suka tanpa sengaja mengeluarkan saya dari topik mereka, atau suka tiba-tiba diem saat membahas sesuatu ketika saya baru join, dengan alasan “eh berhenti bahas itu, masih ada yang belum nikah niih”. Berasa alien.

Saya sadar diri aja, reuni belum jadi tempat untuk saya. Lagi, saya nggak kangen-kangen amat sama teman sekolah kok, karena masih bisa memantau mereka via media sosial 🙂

Saya akan lebih milih quality time dan berkumpul dengan teman-teman dekat, yang meskipun kalau ngobrol masih suka ngaco dan udah pada nikah, tapi obrolannya masih nyambung dengan saya, dan bayi-bayi mereka udah saya anggep seperti ponakan sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: