Olahraga & Diet

Setelah ribuan purnama, akhirnya saya memulai berolahraga lagi sejak dua bulan terakhir. Awalnya saya berolahraga karena mendengar teman-teman saya yang harus terpaksa diet agar bisa hamil, saya takut jika nanti harus berbuat yang sama, karena menurut BMI, saya obesitas level 1 😦

Dulu ketika mantan partner menyuruh saya buat olahraga, saya selalu menolak dengan berbagai alasan. Sekarang, tanpa disuruh saya berangkat olahraga setelah subuh, terkadang sore atau usai magrib.

Seringnya saya hanya jalan kaki, tapi itu sudah cukup membikin saya berkeringat, dalam dua bulan saya turun 4 kilo!

Kenapa saya tidak lari? Saya tidak suka lari hahaha.

Setelah merasakan keberhasilan diet, saya lebih semangat menjalani diet ini.

Ohya, dietnya bukan hanya dengan olahraga, saya sekarang jauh lebih sadar makanan apa yang mau saya masukkan mulut. Saya tidak lagi minum minuman manis, kecuali pocari sweat atau kopi susu. Pokoknya bener-bener makan sambil mikir lah. Dulu saya pikir ini tidak baik, memeriksa komposisi makanan hanya bikin tambah stres. Ternyata… Awal dari diet adalah ini. Asupan makanan jauh lebih berdampak pada diet daripada olahraga. Makanya orang Korea itu kalau sudah diet, mereka melaparkan diri.

Demikian, doakan berat badan saya berkurang ya.

Wish me luck!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: